Nonton Bareng dan Diskusi Film Parenting “The Beginning of Life” : Masa Kanak-Kanak Menentukan Masa Depan Anak

Nonton Bareng dan Diskusi Film Parenting “The Beginning of Life” : Masa Kanak-Kanak Menentukan Masa Depan Anak

“How can we think of a world of peace, cooperation bliss, if the beginning of life is not taken into account?” The Beginning of Life.

nobar

Tanggal 13 September lalu, Wonosobo Muda bersama komnitas Mbakyu Blogger telah mengadakan acara nonton bareng film documenter berjudul The Beginning of Life disertai dengan talkshow bersama Ibu Sri Kurniasih, S.Psi, M.MPsi, seorang psikolog yang pernah menjadi konsultan di Unicef Semarang. Acara berlangsung di R.Multimedia Perpustakaan Daerah Wonosobo. Ada sekitar 60 peserta yang tertarik untuk hadir. Walaupun acara seperti ini terkesan diperuntukkan bagi para ibu dan bapak (muda), ternyata ada juga beberapa pemuda yang hadir, tertarik untuk belajar bagaimana ilmu mendidik anak. Film ini menyadarkan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tuanya, tapi juga semua elemen masyarakat.

Film The Beginning of Life yang dibuat oleh Estella Renner dengan bekerja sama dengan beberapa yayasan dan lembaga internasional ini berisi sejumlah informasi penting tentang pendidikan anak dipandang dari berbagai sisi. Film ini menampilkan wawancara terhadap pakar anak, orang tua, dan beberapa tokoh masyarakat dari berbagai negara, berbagai budaya, dan berbagai tingkat ekonomi dari mulai keluarga yang  berkecukupan hingga keluarga yang berada di kawasan kurang layak, bahkan keluarga tanpa orang tua.

Banyak hikmah yang bias diambil dari film ini. Penonton dibuat peduli untuk memperhaikan masa perkembangan anak sejak dari lahir. Sejak lahir setiap bayi sudah dianugerahkan kemampuan untuk bisa mempelajari apa yang ada di sekitarnya, seperti interaksi orang tua, interaksi terhadap alam dan lingkungan, dan bagaimana perlakuan orang-orang di sekitarnya. Seorang anak adalah pembelajar terbaik, belajar dari apa yang ada di sekitarnya, dan bukan kertas kosong yang bisa dijejali dengan kemauan orang dewasa. Seorang anak selalu dianugerahi rasa penasaran dan naluri eksplorasi terhadap banyak hal. Jadi penting bagi orang tua dan kita sebagai masyarakat menjadi pengarah dan fasilitator dalam perjalanan eksplorasi anak.

Anak-anak juga bukan makhluk kecil yang tidak bisa apa-apa, tapi pembejalar kecil yang selalu ingin tahu apa-apa. Oleh karena itu, masa kanak-kanak adalah fase yang penting dan tidak boleh disia-siakan. Rasa keingintahuan mereka mesti dimanfaatkan agar mereka bisa menyerap sebanyak-banyaknya pengalaman baik dan buruk, pengalaman secara emosi dan fisik. Misalnya biarkan anak-anak bermain di lingkungan sekitarnya. Jika jatuh, dia bisa merasakan rasa sakit sendiri yang membuat dia lebih berhati-hati. Itu lebih baik daripada hanya melarang tanpa pernah si anak merasakannya.

Film ini juga menekankan bahwa interaksi antara orang tua dan anak harus selalu terjaga. Sesibuk apapun seorang bapak/ibu, interaksi dan komunikasi harus senantiasa dijaga. Hal itulah yang akan menciptakan jalinan emosi orang tua – anak yang tak tergantikan di masa depan. Menurut Ibu Sri Kurniasih, kehadiran orang tua lebih penting daripada apapun, mainan apapun. Menjaga hubungan dengan anak lebih berharga daripada materi sebanyak apapun dan semahal apapun. Tidak hanya orang tua, kita sebagai orang dewasa juga bisa turut berkontribusi untuk pendidikan anak. Film itu mengisahkan, di sebuah daerah rural atau kumuh, di mana para orang tua belum mengerti bagaimana memfasilitasi anak dalam masa tumbuh kembangnya, orang dewasa lain yang sudah paham akhirnya mengambil peran di sana. Dia mendirikan semacam taman kanak-kanak untuk memfasilitasi anak bermain dan berinteraksi. Film ini menyadarkan bahwa pendidikan anak juga merupakan tanggung jawab masyarakat, karena tdak hanya menyangkut masa depan keluarganya, tapi juga masa depan generasi sebuah bangsa.

“When you pay attention to the beginning of the story, you can change the whole story.” The Beginning of Life.

(Apid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *