Student Development Program – Batch 1

Student Development Program – Batch 1

Menjelang akhir tahun, Wonosobo Muda mempersembahkan rangkaian kegiatan WM Fest 2016 yang ditujukan untuk menginspirasi generasi muda Wonosobo. Nah, salah satu dari rangkaian kegiatan yang ada di dalam WM Fest 2016 adalah Student Development Program. Program ini didesain khusus bagi pelajar di Wonosobo untuk mendapatkan mentorship, training, maupun pengalaman volunteering yang dapat mengasah skill dan potensi kepemimpinan dalam diri. Nah, bagaimana sebenanya kegiatan Studev Batch 1 tersebut? Mari disimak!

img-20161025-wa0000

Deskripsi Program

Kegiatan mentorship yang terdiri dari sharing session dan project task. Di mana keduanya dirancang untuk program pengembangan diri peserta. Program ini tidak terbatas pada bidang tersentu saja, melainkan fleksibel mengikuti minat dan perkembangan peserta selama program berlangsung. Dalam periode mentorship, para peserta akan mendapatkan banyak pengetahuan maupun inspirasi dari tokoh-tokoh muda di Wonosobo yang akan membagiiakn pengalamannya di berbagai bidang.

 

 

Program akan dilaksanakan dalam 3 metode, antara lain:

  • Social Media based
  • Class Management
  • Outdoor Activity

Siapa yang bisa ikut?

  1. Pelajar SMA/SMK/MA kelas 10-12 di seluruh kabupaten Wonosobo.
  2. Mau belajar dan bersedia mengikuti keseluruhan proses mentorship
  3. Mengisi Form dan kirim esai
  4. Tidak dipungut biaya pendaftaran

Durasi Program

4 bulan mulai November hingga Februari 2017. Program akan dirancang tidak mengganggu proses belajar mengajar dan kegiatan sekolah teman-teman.

Alur Pendaftaran

  • Calon peserta mengisi form pendaftaran secara online di link berikut : bit.ly/studevbatch1
  • Kemudian menuliskan Esai diri (Ceritakan kepada kami siapa diri kamu, panitia tidak akan memberikan batasan mengenai apa saja yang harus di ceritakan. Yakinkan kami jika kamu pantas menjadi peserta Studev angkatan pertama). Batas minimal tulisan adalah 2 halaman A4, spasi 1.5, Font Times New Roman 12 pt.
  • Setelah selesai membuat esai, calon peserta mengirimkan esai tersebut melalui email dengan format subject email : Studev1/Pendaftaran Peserta/Nama Lengkap

Kirim ke : wonosobomuda@gmail.com

  • Peserta diwajibkan melakukan konfirmasi kepada kontak tertera jika sudah mengirimkan esai melalui email
  • Peserta yang tidak mengumpulkan esai sampai tenggat waktu telah ditentukan tidak akan mendapat tidak lanjut dari panitia

Pengumuman Peserta akan diberitahukan melalui email.

Timeline Program

  • 24 Oktober : Periode Pembukaan Pendaftaran
  • 5 November : Tenggat Waktu Pendaftaran dan Pengumpulan Esai
  • 6 November : Pengumuman Peserta Studev Batch 1
  • 13 November : Opening Ceremony Studev Batch 1
  • November 2016 – Januari 2017 : 10 Minggu program Studev
  • Februari 2017 : Evaluasi dan Apresiasi

Contact Person: 089643253639 (Faid)

Ayo segera daftarkan diri kamu untuk mendapatkan kesempatan mentorship bersama tokoh-tokoh muda! Are you ready to be our future leader?

WM FEST [Coming Soon!]

WM FEST [Coming Soon!]

Inilah persembahan Wonosobo Muda di penghujung tahun: WM FEST!

coming-soon
WM Fest adalah sebuah rangkaian kegiatan inspiratif bagi anak-anak muda di Wonosobo. Apa saja kegiatannya?
💡Student Development Program
Ini program leadership mentoring seru buat teman-teman SMA/MA/SMK di Wonosobo yang berminta untuk mendapatkan sharing session bersama tokoh-tokoh muda Wonosobo.

💡Festival Bakat Mudaro
Buat teman-teman remaja dan orang tua, penting banget nih buat mengenal talent mapping atau potensi bakat teman-teman sejak dini. Acaranya seperti apa? Tunggu yaa!

💡Jembatani 3.0
Nah ini kegiatan tahunan WM berbagi cita-cita bersama adik2 sekolah dasar di desa-desa. Pastikan kamu ikut menjadi volunteer dan merasakan berbagi inspirasi yaa..

💡Wonosobo Young Leaders Summit
Nah ini nih acara puncak dari rangkaian kegiatan WM Fest! Ada apa di WYL Summit ini? Terus pantengin media sosial Wonosobo muda yaa!

www.wonosobomuda.com
Path: Wonosobo Muda
IG: @wonosobomuda
Twitter: @wonosobomuda
FB: Wonosobo Muda

#InspiringEmpowering

Nonton Bareng dan Diskusi Film Parenting “The Beginning of Life” : Masa Kanak-Kanak Menentukan Masa Depan Anak

Nonton Bareng dan Diskusi Film Parenting “The Beginning of Life” : Masa Kanak-Kanak Menentukan Masa Depan Anak

“How can we think of a world of peace, cooperation bliss, if the beginning of life is not taken into account?” The Beginning of Life.

nobar

Tanggal 13 September lalu, Wonosobo Muda bersama komnitas Mbakyu Blogger telah mengadakan acara nonton bareng film documenter berjudul The Beginning of Life disertai dengan talkshow bersama Ibu Sri Kurniasih, S.Psi, M.MPsi, seorang psikolog yang pernah menjadi konsultan di Unicef Semarang. Acara berlangsung di R.Multimedia Perpustakaan Daerah Wonosobo. Ada sekitar 60 peserta yang tertarik untuk hadir. Walaupun acara seperti ini terkesan diperuntukkan bagi para ibu dan bapak (muda), ternyata ada juga beberapa pemuda yang hadir, tertarik untuk belajar bagaimana ilmu mendidik anak. Film ini menyadarkan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tuanya, tapi juga semua elemen masyarakat.

Film The Beginning of Life yang dibuat oleh Estella Renner dengan bekerja sama dengan beberapa yayasan dan lembaga internasional ini berisi sejumlah informasi penting tentang pendidikan anak dipandang dari berbagai sisi. Film ini menampilkan wawancara terhadap pakar anak, orang tua, dan beberapa tokoh masyarakat dari berbagai negara, berbagai budaya, dan berbagai tingkat ekonomi dari mulai keluarga yang  berkecukupan hingga keluarga yang berada di kawasan kurang layak, bahkan keluarga tanpa orang tua.

Banyak hikmah yang bias diambil dari film ini. Penonton dibuat peduli untuk memperhaikan masa perkembangan anak sejak dari lahir. Sejak lahir setiap bayi sudah dianugerahkan kemampuan untuk bisa mempelajari apa yang ada di sekitarnya, seperti interaksi orang tua, interaksi terhadap alam dan lingkungan, dan bagaimana perlakuan orang-orang di sekitarnya. Seorang anak adalah pembelajar terbaik, belajar dari apa yang ada di sekitarnya, dan bukan kertas kosong yang bisa dijejali dengan kemauan orang dewasa. Seorang anak selalu dianugerahi rasa penasaran dan naluri eksplorasi terhadap banyak hal. Jadi penting bagi orang tua dan kita sebagai masyarakat menjadi pengarah dan fasilitator dalam perjalanan eksplorasi anak.

Anak-anak juga bukan makhluk kecil yang tidak bisa apa-apa, tapi pembejalar kecil yang selalu ingin tahu apa-apa. Oleh karena itu, masa kanak-kanak adalah fase yang penting dan tidak boleh disia-siakan. Rasa keingintahuan mereka mesti dimanfaatkan agar mereka bisa menyerap sebanyak-banyaknya pengalaman baik dan buruk, pengalaman secara emosi dan fisik. Misalnya biarkan anak-anak bermain di lingkungan sekitarnya. Jika jatuh, dia bisa merasakan rasa sakit sendiri yang membuat dia lebih berhati-hati. Itu lebih baik daripada hanya melarang tanpa pernah si anak merasakannya.

Film ini juga menekankan bahwa interaksi antara orang tua dan anak harus selalu terjaga. Sesibuk apapun seorang bapak/ibu, interaksi dan komunikasi harus senantiasa dijaga. Hal itulah yang akan menciptakan jalinan emosi orang tua – anak yang tak tergantikan di masa depan. Menurut Ibu Sri Kurniasih, kehadiran orang tua lebih penting daripada apapun, mainan apapun. Menjaga hubungan dengan anak lebih berharga daripada materi sebanyak apapun dan semahal apapun. Tidak hanya orang tua, kita sebagai orang dewasa juga bisa turut berkontribusi untuk pendidikan anak. Film itu mengisahkan, di sebuah daerah rural atau kumuh, di mana para orang tua belum mengerti bagaimana memfasilitasi anak dalam masa tumbuh kembangnya, orang dewasa lain yang sudah paham akhirnya mengambil peran di sana. Dia mendirikan semacam taman kanak-kanak untuk memfasilitasi anak bermain dan berinteraksi. Film ini menyadarkan bahwa pendidikan anak juga merupakan tanggung jawab masyarakat, karena tdak hanya menyangkut masa depan keluarganya, tapi juga masa depan generasi sebuah bangsa.

“When you pay attention to the beginning of the story, you can change the whole story.” The Beginning of Life.

(Apid)